Menurut saya, konsep membuat LAN simple saja. Tinggal sediakan beberapa PC Client, PC Server, sebuah router dan kabel UTP/STP maka jadi lah sebuah LAN. Untuk PC server tidak perlu yang mahal, cukup disediakan 1 PC Client cuma ditambah 1 LAN Card lagi.😀

Untuk membuat LAN, pertama – tama harus mensetting PC Pada server nya. Pada LAN Card 1 di setting IP Address yang didapat dari ISP. LAN Card kedua di setting IP yang akan digunakan oleh lokal network disana.

Contoh : Dapat IP dari ISP 10.20.30.40/30 dan ingin menggunakan IP lokal 192.168.10.0/28, maka pada LAN Card 1 di setting IP Address 10.20.30.42 dengan subnet mask 255.255.255.252, gateway 10.20.30.41, DNS Server nya di setting sesuai IP DNS milik masing2 ISP.

setting-ip
Untuk LAN Card 2 karena ingin menggunakan IP lokal 192.168.10.0/28 (14 Host), maka pada LAN Card 2 di server di setting IP 192.168.10.1 dengan subnet mask 255.255.255.240 dan gateway di kosongkan saja. DNS Server nya di setting sesuai IP DNS milik masing2 ISP.

setting ip 2
Untuk tiap – tiap Client tinggal di setting IP lokal berurutan sesuai dengan blok IP yang sudah dibuat.
Jadi range (jarak) IP address yang bisa digunakan dari IP 192.168.10.1 – 192.168.10.14. Karena IP 192.168.10.1 sudah digunakan oleh LAN Card 2 server, makan untuk Client 1 di set IP 192.168.10.2, subnet mask 255.255.255.240 dengan gateway 192.168.10.1, untuk DNS dikosongkan saja.

setting ip 3
Untuk Client 2 sdi set IP 192.168.10.3, subnet masuk 255.255.255.240 dengan gateway 192.168.10.1,

setting ip 4
begitu seterusnya sampai client 13. Jadi intinya IP Address pada Client tidak boleh sama antara satu dengan yang lainnya dan untuk gateway semua mengarah ke IP lokal yang digunakan server.

Oiya, untuk menghubungkan antar client dan server gunakan hub, karena plug n play, kalau switch harus di setting IP lagi. Jadi dari modem masuk ke LAN Card 1 Pada server, LAN Card 2 pada server masuk ke port 1 hub. LAN Card pada PC Client 1 masuk ke port 2 hub, LAN Card pada PC Client 2 masuk ke port 3 hub, dan seterus nya. Diusahakan port pada hub lebih banyak dari jumlah PC karena apabila salah satu port pada hub bermasalah, bisa dipindahkan ke port hub yang lain nya.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat.😉